Home / artikel / Ini Dia Tekanan Udara yang Tepat Pada Ban Motor Trail

Ini Dia Tekanan Udara yang Tepat Pada Ban Motor Trail

Bagi para pengguna motor trail, tekanan udara dalam ban adalah salah satu hal yang sama sekali tidak bisa diabaikan begitu saja. Hal ini sangat penting, terutama ketika mereka akan memasuki medan off road. Ini karena saat mereka salah dalam menentukan tekanan udara di dalam ban, maka mereka pastinya akan merasa kerepotan dan sering terpeleset.

Satuan tekanan udara biasa disebut dengan istilah psi yang merupakan kepanjangan dari pounds per square inch atau  satuan tekanan yang dihasilkan dari kekuatan pound dan diterapkan pada bidang seluas satu inchi persegi.

Ada tiga jenis ban untuk off road. Ketiga ban tersebut adalah :

  • Ban tipe hard yang biasa digunakan untuk medan hard terrain seperti bebatuan dan tanah yang keras.
  • Ban tipe soft yang biasa digunakan untuk track basah, track berlumpur dan track yang berupa pasir.
  • Ban intermediate yang merupakan perpaduan dari ban soft dan hard.

Memang tidak ada angka yang pasti mengenai tekanan ban yang tepat ketika motor trail dipakai di medan off road. Semua itu tergantung dari preferensi masing-masing rider. Rider yang memiliki jam terbang tinggi tentu sudah punya racikan berapa tekanan udara dalam ban yang pas untuknya. Secara umum rider bisa menggunakan tekanan 12 psi pada ban depan dan 13 psi pada ban belakang. Tapi jika rider sudah mengerti tipe ban apa yang dipakainya, Gazgas memberikan gambaran dan panduan mengenai tekanan udara dalam ban yang cocok diterapkan pada motor off road berdasarkan dengan tipe ban sebagai berikut:

  • Ban tipe hard – 11,5 psi untuk bagian depan dan 11 psi untuk bagian belakang.
  • Ban tipe intermediate – 12 psi untuk bagian depan dan 13 psi untuk bagian belakang.
  • Ban tipe soft – 12 psi untuk bagian depan dan 10 psi untuk bagian belakang.

Selain itu, kamu juga bisa mengisi tekanan dalam ban berdasarkan kebutuhan dan medan yang akan kamu lalui. Misalnya, jika kamu menggunakan motor trail untuk balapan di gunung pasir dengan kecepatan tinggi, maka kamu bisa menggunakan 14 psi untuk ban depan dan 17-18 psi untuk ban belakang. Sementara untuk balap off road/enduro, kamu bisa menggunakan tekanan 13 psi di ban depan dan 14 psi di ban belakang.

Gazgas juga punya tips lain untukmu, Sebaiknya pengukuran tekanan ban dilakukan ketika ban dalam kondisi dingin. Kenapa? Ketika dalam kondisi panas, udara bakal memuai. Hal itu membuat pengukuran menjadi kurang valid. Lalu dalam pengukuran sebaiknya menggunakan alat pengukur yang berkualitas. Bahkan kalau bisa dengan pengukuran PSI yang rendah agar mendapatkan hasil yang akurat. Selain itu, pastikan tutup pentil ban terpasang dengan baik untuk menghindari kebocoran udara dari pentil meskipun hanya sedikit.

Tentang Gazgas DirtBike

Gazgas motorcycle, mendesain , merakit dan mendistribusikan berbagai jenis motor trail, mini moto dan special engine. Berawal pada tahun 2013, kami mulai memproduksi sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan customer atas motor trail berkualitas prima di Indonesia

Baca Juga

Gazgas Supermoto Edition 250cc!

Gazgas GE250GZ2 Supermoto Edition Supermoto adalah hasil persilangan antara motor trail dengan motor jalan raya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Banner